Sejarah

History of HIMAPEMSI

HIMAPEMSI adalah Himpunan Mahasiswa Pecinta Musik dan Seni STMIK Indonesia, yang lahir pada tanggal 23 mei 2006. HIMAPEMSI terlahir premature tanpa di bantu dokter apalagi dukun bernanak. Dilahirkan dari seorang ibu yang bernama “UKM – Musik” dan ayah yang bernama “Semangat Pembaharuan”, maka dari itu HIMAPEMSI kadang juga diplesetkan menjadi Himpunan Mahasiswa Penyelamat STMIK Indonesia.

Kelahiran HIMAPEMSI juga didorong oleh rasa keprihatinan atas minimnya pemahaman sebuah organisasi yang ada di tempat kelahirannya, meskipun saat itu di golongkan sebagai pendatang baru tapi sepakterjang HIMAPEMSI cukup meyakinkan, dengan di isi SDM yang punya potensi, Wacana – wacana yang berkembang di mahasiswa mampu di wujudkan menjadi sebuah kegiatan.

Di usianya yang belum genap setengah tahun tapi HIMAPEMSI sudah mampu menggebrak dunia Entertainment, di luar tempat kelahirannya HIMAPEMSI menjadi buah bibir sebagai salah satu pendatang baru terbaik, lima event yang di garap kurang dari enam bulan membuat HIMAPEMSI mulai di perhitungkan. Tawaran – tawaran untuk penyelenggaraa event dan kegiatan membanjiri dari pihak – pihak sponsor dan instansi, tapi masalah klasik yang menyelimuti HIMAPEMSI yaitu minim dan hampir tidak adanya sarana prasana dan fasilitas yang mendukung memaksa kami tidak bisa berbuat banyak. Kurangnya perhatian dari pihak – pihak terkaiat di tempat kelahirannya membuat HIMAPEMSI memilih jalan lain dengan mamasukkan anggota – anggotanya kedunia kerja yang ruang lingkupnya tidak berbeda jauh dari organisasi tempat mereka berasal agar tidak mematikan kreatifitas anggota – anggotanya.

Dengan semangat yang masih ada HIMAPEMSI mulai membenahi diri untuk kesempurnaan organisasi, dengan memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada HIMAPEMSI siap menyalurkan bakat dan hobby anggota – anggotanya di bidang Musik dan Seni. All hasil HIMAPEMSI banyak diminati orang – orang baik diluar maupun di tempat kelahirannya yang ingin ikut menjadi bagian dari HIMAPEMSI.
Dengan moto HIMAPEMSI yaitu “Bukan menjadi yang terbaik tapi memberikan yang terbaik”, itulah yang tertanam dalam jiwa seluruh anggotanya.

Jika masih tetap berjalan dalam guliran roda kehidupan dan memang itulah harapan kami, tetap ada dari generasi kegenerasi meskipun anggotanya datang dan pergi dalam kurun waktu yang cukup singkat kami berusaha tetap bertahan dan mau belajar ( bukan janji yang di kobarkan ) untuk terus memperbaiki diri yang sudah hampir baik meski rintangan yang dilewati terlalu berat dan kami ingin tetap berdiri sebagai kumpulan orang – orang yang berpikir memperbaiki bukan untuk menghancurkan walau kami berdiri ditopang satu kaki kebersamaan dan kejujuran akan terus kami bangun untuk menjadikan organisasi yang bermanfaat.

Akhirnya dari tulisan yang singkat namun tidak berisi jika tidak dimengerti kami ingin mengucapkan terima kasih yang tak terhigga kepada semua yang telah mau merelakan jeri payah, ide, tenaga dan materi yang tulus tanpa mengharapkan pamrih sedikitpun dan Jangan Pernah Mengagung – Ngagungkan Organisasi Itu Sendiri Jika Dalam Realita Kehidupan Belum Bisa Menjalankannya.

Iklan