Teater

Apa itu teater??

Teater (Bahasa Inggris “theater” atau “theatre”, Bahasa Perancis “théâtre” berasal dari Bahasa Yunani “theatron”, θέατρον, yang berarti “tempat untuk menonton”) adalah cabang dari seni pertunjukan yang berkaitan dengan akting/seni peran di depan penonton dengan menggunakan gabungan dari ucapan, gestur (gerak tubuh), mimik, boneka, musik, tari dan lain-lain. Bernard Beckerman, kepala departemen drama di Univesitas Hofstra, New York, dalam bukunya, Dynamics of Drama, mendefinisikan teater sebagai ” yang terjadi ketika seorang manusia atau lebih, terisolasi dalam suatu waktu/atau ruang, menghadirkan diri mereka pada orang lain.” Teater bisa juga berbentuk: opera, ballet, mime, kabuki, pertunjukan boneka, tari India klasik, opera Tiongkok, mummers play, improvisasi performance serta pantomim.

Ilmuwan Temukan Gedung Teater Kuno Shakespeare

romeoKabar baik bagi penggemar William Shakespeare. Teater dimana “The Merchant of Venice” dan “Romeo and Juliet” memulai debutnya ditemukan puing-puingnya di timur London. Setidaknya demikian menurut tim arkeologi dari Museum of London. Mereka berusaha agar penggalian tidak merusak peninggalan bersejarah tersebut.

“Kami melakukan sejumlah riset dan menemukan dinding-dinding dengan angel itu, dan makin yakin dengan temuan kami,” jelas Jo Lyon, arkeolog senior Musem London seperti yang dilansir Associated Press.

Ukuran

Teater lain juga memiliki kesamaan kuno, dinding dengan angel dan bentuk poligon. Teater ini didirikan pada tahun 1576, sementara rombongan Shakespeare mulai lakukan pementasan tahun 1590-an. Perusahaan teater Shakespeare, Lord Chamberlain’s Men, diprediksi pindah ke teater ini di tahun yang sama.

Martin Wiggins dari Shakespeare Institute, University of Birmingham mengatakan bahwa ia sangat ingin tahu lebih banyak tentang arsitektur bangunan itu. Sebesar apa sesungguhnya, dibandingkan dengan gedung teater kuno lain seperti Rose dan Globe. Dengan memahami bentuk teater ini akan membantu para sejarawan sastra karya Shakespeare lebih memahami tentang kondisi zaman itu. “Ukuran teater akan berimbas pada bagaimana naskahnya dimainkan,” ujar Wiggins.